Notification

×

WEBINAR

INDEKS BERITA

Tag Terpopuler

FRN Tata Ulang Kepengurusan dan Keanggotaan, Fokus Perkuat Aktivitas di Jawa Barat dan Jabodetabek

Kamis, 20 November 2025 | November 20, 2025 WIB Last Updated 2025-11-20T12:03:54Z


Jakarta – Dalam upaya menata ulang organisasi dan meningkatkan efektivitas kepengurusan, Fast  Respon Nusantara (FRN) Counter Polri menggelar rapat penting pada Kamis, 20 November 2025. Rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum PW - FRN, Agus Flores, S.H., menghasilkan sejumlah keputusan strategis terkait struktur organisasi dan keanggotaan. Kamis (20/11/2025). 


Ketua Umum Agus Flores menegaskan adanya penertiban menyeluruh terhadap anggota FRN. Untuk itu, ia memutuskan untuk memblokade atau menghentikan sementara penerbitan Kartu Tanda Anggota (KTA) baru.


"Anggota yang sudah ada akan kita tata ulang kembali. Langkah ini perlu dilakukan untuk memastikan keanggotaan FRN benar-benar solid dan terorganisir dengan baik," ujar Agus Flores.


Penguatan Kepengurusan di Jawa Barat dan Jabodetabek

Fokus utama rapat kali ini adalah penguatan struktur di wilayah Jawa Barat dan Jabodetabek, yang dianggap sebagai daerah padat penduduk dan memiliki potensi besar bagi organisasi.


 Jawa Barat: Kepengurusan Persatuan Wartawan (PW) Wartawan FRN Jawa Barat diarahkan untuk lebih aktif, khususnya di wilayah Bandung Raya, Bogor, Bekasi, dan Cirebon. Untuk menunjang hal ini, Ketua Umum menetapkan penunjukan Ketua Harian yang akan berdomisili di Bandung.

Jabodetabek: Pengaturan khusus untuk Wartawan FRN di wilayah Jabodetabek akan dikoordinasikan langsung oleh Ketua FRN, Nuriman.


Selain itu, Agus Flores juga menekankan pentingnya disiplin operasional, dengan memerintahkan agar Piket Kantor harus berjalan dengan tertib dan konsisten.


Dalam rapat tersebut, Ketua Umum FRN juga menetapkan Babe Priok, yang dianggap sebagai sesepuh, sebagai Ketua Kode Etik.


"Babe Priok, sebagai orang tua kita, telah kita masukkan ke dalam Akta Perubahan. Keberadaan beliau diharapkan dapat menjaga marwah dan etika profesi anggota FRN," jelas Agus Flores.


Menutup rapat, Ketua Umum FRN memberikan peringatan keras kepada seluruh jajaran. Ia meminta para Ketua DPW seluruh Indonesia untuk mengawasi dan menindak tegas oknum yang mencoba mengutak-atik Logo FRN.


"Saya tegaskan, apabila ada yang mengutak-atik Logo FRN, silakan segera Lapor Ke Polisi. Kita akan proses hukum demi menjaga integritas organisasi," tutup Agus Flores.


(Tim-Frn)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update